Selasa, 02 Desember 2008

AKIBAT Hujan Lokal di Jakarta

Pohon bertumbangan dan Banyak Genangan

JAKARTA- Hujan lebat yang mengguyur sebagian tempat di Jakarta , Selasa (2/12) siang, telah mengakibatkan sejumlah pohon bertumbangan. Bahkan, atap gedung genset milik Pertamina di Jakan Perwira, Jakpus roboh dan menimpa dua buah mobil, yaitu Honda Civic masing-masing bernomor polisi B 910 ID dan B 8221 GT.

Pohon tumbang di halaman rumah milik Chandra di Jalan Tebet Raya 5, Jaksel, telah menimpa lima unit mobil berbagai merek. Pohon itu juga telah memutuskan kabel listrik. Pohon tumbang lainnya terjadi di Jalan Matraman Raya arah Jatinegara, Jakarta Timur serta di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Traffic Management Center (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya melaporkan, hujan lokal tersebut juga mengakibatkan genangan di sejumlah ruas jalan. Antara lain, di smapaing Polsek Matraman,setinggi 20 cm, di Jalan S Parman depan kampus Tarumanegara setinggi 10 cm, serta di Jalan Kayu Putih 10 cm. Genangan melanda Jalan MH Thamrin, tepatnya di kawasan gedung Sarinah,

Sementara itu, di kawasan Jakarta Utara, sebagian wilayahnya kembali diterjang rob atau gelombang pasang air laut dari pantai utara (pantura). Di antaranya di pasar Ikan di Muara Baru hingga Museum Bahari. Jalan RE Martadinata, Ancol juga terendam beberapa centimeter.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto menyatakan, pihaknya sudah mengantisipasi datangnya rob dengan meninggikan sejumlah tanggul. Tanggul-tanggul itu, kata Wagub, sebetulnya menjadi tanggung jawab pihak Pelindo II dan Departemen Perikanan dna Kelautan (DKP). “Namun, pembangunan itu belum tuntas sehingga banjir air pasang masih kerap menerjang Muara Baru,” kata Prijanto, kemarin, di balai Kota.

Jalan Berlubang

Akibat seringnya rob, jalanan di kawasan itu mulai rusak, ditandai oleh munculnya banyak lubang di jalanan. Antara lain di Jalan RE Martadinata, depankantor Walikota Jakarta Utara, depan depo Pertamina di Plumpang, Jalan Enggano, dan Jalan Cakung –Cilincing.

Jalan berlubang juga masih terdapat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan Jalan Warung Buncit Raya. Khusus Jalan Gatot Subroto, lubang banyak terdapat di samping jalur busway. Sebagian lubang sudah ditambah, tapi tidak merata, jadi justru membuat jalan bergelombang hingga membahayakan pemakai jalan, terutama sepeda motor.

Saat ini, PemprovDKI Jakarta sedang mengejar tayang proyek perbaikan jalan hngga 15 Desember sebagai bata sakhir pelaksanaan proyek Dinas Pekerjaan Umum. Akibatnya, lau lintas di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan. (ban/*)

Tidak ada komentar: